CEPAT POKER NUSANTARA POKER
BORNEO POKER LasVegasQQ

Kendala Dalam Membuat Artikel SEO yang Berkualitas

Kini, semakin banyak blogger dan content writer yang terbiasa dan tahu bagaimana menulis artikel dengan lancar. Namun, jika di amati lebih jauh, ternyata tidak banyak dari mereka yang tahu bagaimana caranya membuat artikel SEO-friendly tapi tetap berkualitas dan tidak terkesan kaku. Lantas, artikel SEO seperti apa yang dianggap berkualitas?

Artikel SEO Berkualitas

Secara Teori, artikel website yang dianggap berkualitas adalah artikel yang tidak hanya mudah ditemukan mesin pencari saja, tapi juga harus nyaman dan menarik untuk pembacanya. Di internet memang sudah banyak sekali tips mengenai cara menulis artikel yang bersifat SEO-friendly. Namun kenyataannya, tak semua tips tersebut dapat dengan mudah diaplikasikan, karena adanya beberapa kendala yang dialami penulis artikel maupun pembuat website. Sebenarnya apa saja faktor penting yang sekaligus menjadi kendala bagi penulis artikel dan pembuat website dalam menciptakan karya yang berkualitas?

Kendala dalam Membuat Content Berkualitas

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, content website yang berkualitas adalah yang memenuhi setidaknya dua kriteria, yaitu SEO-friendly dan human-friendly. Suatu artikel dikatakan SEO-friendly jika artikel tersebut mudah untuk ditemukan mesin pencari dan berada di urutan teratas hasil pencarian. Salah satu cara agar artikel yang Anda buat dapat muncul di urutan teratas adalah dengan menyertakan banyak kata kunci di dalam artikel. Kepadatan kata kunci (keyword density) inilah yang dianggap berperan dalam menempatkan suatu artikel pada posisi teratas.

Namun, hal ini ternyata menimbulkan permasalahan lain, yang berkaitan dengan kriteria kedua, yaitu human-friendly atau reader-friendly. Artikel dengan kata kunci yang disebut berulang kali hanya untuk mengejar keyword density yang tinggi, justru akan terasa kaku dan tidak enak dibaca, sehingga tidak bisa dianggap ramah pembaca. Lalu, apa pentingnya kriteria human/reader-friendly ini?
Human/reader-friendly menjadi penting karena adanya faktor user experience yang juga menjadi elemen penilaian Google. Selain user experience, terdapat pula beberapa faktor penting lain yang juga menjadi tantangan tersendiri bagi para penulis dan pembuat website, yang kami rangkum sebagai berikut.

1. User Experience

User experience, atau yang sering disingkat UX, adalah tingkat kepuasan pengguna terhadap suatu produk. Dalam hal ini adalah artikel SEO yang menjadi content suatu website. Semua aktivitas dan respon yang diberikan oleh pembaca yang mengunjungi website Anda akan mencerminkan seberapa berkualitas tulisan dan produk Anda. Aktivitas dan respon yang dimaksud misalnya berapa lama pembaca mengunjungi website tersebut, bagaimana respon pembaca terhadap artikel tersebut, apa saja dan ada berapa banyak laman yang mereka buka, dan lain sebagainya. Semakin lama dan semakin banyak content yang dibuka oleh pengunjung, maka produk Anda akan semakin dianggap berkualitas.
Jadi, sepadat apapun keyword density dalam artikel Anda, tidak akan memberikan hasil maksimal apabila artikel yang Anda buat tidak enak dibaca. Hal tersebut akan menjadi salah satu kendala bagi Anda untuk menempatkan artikel tersebut pada posisi teratas hasil pencarian, karena kini Google telah menjadikan UX sebagai salah satu acuan perankingan suatu situs.

2. Keyword pada Judul

Peletakan keyword pada judul artikel penting karena hal tersebut dapat membuat mesin pencari tahu apa topik artikel yang Anda tulis. Secara teori, posisi keyword terbaik adalah pada awal judul. Namun, hal ini tentunya tidak bisa selalu dilakukan dengan mudah, karena terkadang judul akan jadi aneh jika keyword dipaksakan mendominasi pada bagian awal judul. Intinya, jangan sampai membuat pembaca bingung hanya demi memposisikan keyword di awal judul.

3. Kedalaman Artikel

Seringkali, demi mengejar target keyword density, artikel dibuat panjang agar penulis bisa memunculkan keyword secara berulang-ulang. Padahal, alur artikel yang muter-muter untuk mengulang kata justru tidak efektif. Ketimbang panjang artikel, sebenarnya kedalaman artikel adalah hal yang lebih utama. Artikel yang dalam adalah artikel yang membahas suatu topik secara lengkap dan menyertakan semua informasi penting yang berkaitan. Artikel yang seperti inilah yang justru akan menarik minat pembaca untuk terus menyimak hingga selesai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DIBACAQQ © 2017 Frontier Theme